Alt img

Kisah Nyata Tentang Perjalanan Ruh

Pernahkah anda hadir di sisi seseorang yang tengah menghadapi sakaratul maut, hingga jasadnya dingin, terbujur kaku, tak bergerak, karena ruhnya telah berpisah dengan badan?...Readmore...

Alt img

Berita: Tabligh Akbar "Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah sebagai Ulama dan Scientist"

(Makassar-27 Januari 2014) Ahad, 26 Januari 2014 telah diadakan kegiatan Tabligh Akbar yang bertempat di Masjid Ulil Abab UNM Parang Tambung. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Study Club Maipa Muslim (SCMM) -yang merupakan Biro di bawah naungan BEM FMIPA UNM- sebagai salah satu rangkaian acara Mukatamar yang sudah mencapai ke XXXI. SCMM merupakan lembaga "tertua" yang ada di kampus UNM bahkan se Sul-Sel.... Readmore..

Alt img

Contoh Kepribadian Seorang Da'i

Akhir-akhir ini, banyak penjuru dakwah yang bertebaran di nusantara. Dengan berbagai bentuk, model, dan ideologi yang disampaikannya. Namun tahukah kita bahwa Nabi kita Shallalahu alaihi wasallam diutus dimuka bumi sebagai uswatun hasanah, "Contoh" yang baik, Teladan yang baik...Readmore...

ALT_IMG

Cara Cepat Menghafal Al-Qur'an

Nah, masih ada kelanjutannya nie. Penting banget ni untuk diperhatikan. BAGAIMANA CARA MENAMBAH HAFALAN PADA HARI BERIKUTNYA?Jika anda ingin menambah hafalan baru pada hari berikutnya, maka ... Readmore...

ALT_IMG

Renungan Sebelum Kuliah di Barat

MENERUSKAN jenjang pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi tentunya menjadi dambaan banyak orang. Ramai orang mengusahakan diri agar mampu masuk perguruan tinggi berkualitas di dalam negeri, pun tidak sedikit yang bercita-cita untuk mengenyam pendidikan tinggi di luar negeri, entah itu dengan biaya sendiri atau melalui jalur beasiswa... Readmore...

Kamis, 06 Agustus 2015

4 Golongan Mahasiswa, Masuk Golongan Manakah Kamu?

0 comments
Tadi sempat ikut Bedah buku "Ironi Negeri Kepulauan" yang di karang oleh Bang Beni (Beny Pramula), ketua Umum DPP IMM.

Perkataan beliau sangat menginspirasi bagi para mahasiswa yang bergerak dibidang pergerakan, apalagi yang hobi mengeritik pemerintah, dijamin puas dengan buku ini. Buku ini berisi kumpulan masalah-masalah negeri, kata seorang penanya yang menanggapi pemateri dalam sesi tanya jawab. Intinya, jangan mau dikata aktivis jika belum baca bukunya Bang Beni.

Tapi bukan itu yang ingin saya ungkap dalam tulisan ini, tetapi dipenggalan pemaparan Bang Beni tadi, ada pernyataan menarik buat yang mengaku mahasiswa. Katanya sih Mahasiswa itu terdiri dari empat golongan;

1. Mahasiswa Akademis, ya mahasiswa golongan ini sering kita jumpai di kampus-kampus, bahkan ada juga di kelas kita yang setiap hari hanya datang ke Kampus untuk kuliah, habis itu pulang ke kosan. Begitu seterusnya hingga wisuda.

2. Mahasiswa Romantis, kata Bang Beni mahasiswa ini kerjaannya ketika di kampus hanya menggoda lawan jenis saja, tebar pesona, cari sensasi, suka tampil maching dan cuma gaya gayaan saja.

3. Mahasiswa Hedonis. Mahasiswa ini sukanya belanja melulu, habis kuliah langsung ke Mall, suka jalan, sering jajan dan sebagainya.

4. Mahasiswa Organisatoris. Ini biasa kita jumpai di kampus tapi sedikit yang kayak gini. Kebanyakan poin sebelumnya. Mahasiswa ini sangat aktif dalam berorganisasi, entah itu di HMJ, BEM, MAPERWA, LDF/LDK hingga ORGANDA (Organisasi Daerah).

Dari ke empat golongan di atas, kata Bang Deni, sebaiknya jadi mahasiswa yang memiliki poin 1 dan 4, karena inilah yang rata-rata menjadi pelanjut tambuk pemerintahan negeri kita. Banyak dari kalangan aktivis yang memperjuangkan aspirasi rakyat, membela hak-hak mereka, mengkritik pemerintahan yang tidak menepati janji serta mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang merugikan rakyat dan negara. Oleh karena itu, mari jadi Mahasiswa Aktivis, apalagi jika tergabung dalam organisasi yang bernuansa keislaman, in sya Allah dijamin dunia dapat akhiratpun tidak tertinggal, dibanding organisasi yang orientasinya hanya dunia saja. Juga kita akan dapat banyak relasi, teman, jaringan, pengalaman yang tidak didapatkan dalam perkuliahan.

Bang Beni terpilih sebagai ketua DPP IMM karena memiliki karya berupa buku dan pengalaman berelasi dengan mahasiswa-mahasiswa di nusantara maupun mancanegara. Ada yang menarik dari perkataannya, beliau waktu bersaing dalam pemilihan ketua DPP IMM tidak sekalipun mengejek lawannya, tapi dia memantaskan dirinya layak memimpin DPP IMM dengan karya. Pencapaian yang di dapatkan Bang Beni itu tidak lepas dari taufiq dari Allah melalui akitivitasnya dalam organisasi.

Beliau memberikan nasehat agar kalian para Mahasiswa harus banyak menulis, kalau bisa menerbitkan buku karena era sekarang adalah era dimana kita beradu opini.

Berikut beberapa tips agar tulisan kita dicetak oleh penerbit buku, tips ini disampaikan langsung oleh Bapak Hery Yulianto (Editor Senior PT. Elex Media Komputindo Group Kompas Gramedia);

1. Punya komunitas untuk memasarkan buku milik kita, tentunya seorang aktivis sangat mudah untuk memenuhi poin ini karena punya komunitas di organisasinya.

2. Penulis merupakan seorang Public Figure, tulisannya banyak memberikan motivasi serta pencerahan bagi sasaran pembacanya. Juga dikenal dimana sebagai seorang aktivis, da'i, cendiakawan, politisi dsb.

Mungkin inilah sedikit catatan yang bisa saya bagikan, khususnya bagi kalian yang mau bangkit dari kondisi hari ini, bangkit dari keterpurukan mental, bangkit dari tidur lelap. Ada pepatah berbunyi, "semakin tinggi cita-citamu, semakin sedikit waktu santaimu".


Makassar, 20 Syawwal 1436 H/ 6 Agustus 2015 M
Abu Muhammad Al Makassary
Continue reading →

Tips Agar Menghafal Al-Qur'an Terasa Nikmat

0 comments
Berikut ini adalah delapan hal yang insyaaAllah membuat kita merasa nikmat menghafal Al-Qur’an.

Tips ini kami dapatkan dari ust. Deden Makhyaruddin yang menghafal 30 juz dalam 19 hari (setoran) dan 56 hari untuk melancarkan. Tapi uniknya, beliau mengajak kita untuk berlama-lama dalam menghafal.
Pernah beliau menerima telepon dari seseorang yang ingin memondokkan anaknya di pesantren beliau…
“Ustadz, menghafal di tempat antum tu berapa lama untuk bisa khatam?”
“SEUMUR HIDUP”, jawab ust. Dede santai.
Meski bingung, Ibu itu tanya lagi, “Targetnya, Ustadz?”
“Targetnya HUSNUL KHOTIMAH, MATI DALAM KEADAAN PUNYA HAFALAN.”
“Mmm…kalo pencapaiannya, Ustadz?”, Ibu itu terus bertanya.
“Pencapaiannya adalah DEKAT DENGAN ALLAH”, kata ust. Deden tegas.
Menggelitik, tapi sarat makna. Prinsip beliau : CEPAT HAFAL itu datangnya dari ALLAH, INGIN CEPAT HAFAL (bisa jadi) datangnya dari SYETAN.
Sebelum membaca lebih jauh, saya harap anda punya komitmen terlebih dahulu untuk meluangkan waktu satu jam per hari khusus untuk qur’an. Kapanpun itu, yang penting durasi satu jam.
Mau tahu lebih lanjut, yuk kita pelajari delapan prinsip dari beliau beserta sedikit penjelasan dari saya.
1. MENGHAFAL TIDAK HARUS HAFAL
Allah memberi kemampuan menghafal dan mengingat yang berbeda-beda pada tiap orang. Bahkan imam besar dalam ilmu qiroat, guru dari Hafs -yang mana bacaan kita merujuk pada riwayatnya- yaitu Imam Asim menghafal Al-Quran dalam kurun waktu 20 tahun. Target menghafal kita bukanlah ‘ujung ayat’ tapi bagaimana kita menghabiskan waktu (durasi) yang sudah kita agendakan HANYA untuk menghafal.

2. BUKAN UNTUK DIBURU-BURU, BUKAN UNTUK DITUNDA-TUNDA
Kalau kita sudah menetapkan durasi, bahwa dari jam 6 sampe jam 7 adalah WAKTU KHUSUS untuk menghafal misalnya, maka berapapun ayat yang dapat kita hafal tidak jadi masalah. Jangan buru-buru pindah ke ayat ke-2 jika ayat pertama belum benar-benar kita hafal. Nikmati saja saat-saat ini. Saat dimana kita bercengkrama dengan Allah. satu jam lho. Masak untuk urusan duniawi delapan jam betah, hehe. Inget, satu huruf melahirkan sepuluh pahala bukan?
So, jangan buru-buru. Tapi ingat, juga bukan untuk ditunda-tunda. Habiskan saja durasi menghafal secara ‘PAS’.

3. MENGHAFAL BUKAN UNTUK KHATAM, TAPI UNTUK SETIA BERSAMA QUR’AN.
Kondisi HATI yang tepat dalam menghafal adalah BERSYUKUR bukan BERSABAR. Tapi kita sering mendengar kalimat “Menghafal emang kudu sabar”, ya kan? Sebenarnya gak salah, hanya kurang pas saja. Kesannya ayat-ayat itu adalah sekarung batu di punggung kita, yang cepat-cepat kita pindahkan agar segera terbebas dari beban (khatam). Bukankah di awal surat Thoha Allah berfirman bahwa Al-Qur’an diturunkan BUKAN SEBAGAI BEBAN. Untuk apa khatam jika tidak pernah diulang? Setialah bersama Al-Qur’an.

4. SENANG DIRINDUKAN AYAT
Ayat-ayat yang sudah kita baca berulang-ulang namun belum juga nyantol di memory, sebenarnya ayat itu lagi kangen sama kita. Maka katakanlah pada ayat tersebut “I miss you too…” hehe. Coba dibaca arti dan tafsirnya. Bisa jadi ayat itu adalah ‘jawaban’ dari ‘pertanyaan’ kita. Jangan buru-buru suntuk dan sumpek ketika gak hafal-hafal. Senanglah jadi orang yang dirindukan ayat.

5. MENGHAFAL SESUAP-SESUAP
Nikmatnya suatu makanan itu terasa ketika kita sedang memakannya, bukan sebelum makan bukan pula setelahnya. Nikmatnya menghafal adalah ketika membaca berulang-ulang. Dan besarnya suapan juga harus pas di volume mulut kita agar makan terasa nikmat. Makan pake sendok teh gak nikmat karena terlalu sedikit, makan pake centong nasi bikin muntah karena terlalu banyak. Menghafal-pun demikian. Jika “’amma yatasa alun” terlalu panjang, maka cukuplah “’amma” diulang-ulang. Jika terlalu pendek maka lanjutkanlah sampai “’anin nabail ‘adzhim” kemudian diulang-ulang. Sesuaikan dengan kemampuan ‘mengunyah’ masing-masing anda.

6. FOKUS PADA PERBEDAAN, ABAIKAN PERSAMAAN
“Fabi ayyi alaa’i rabbikuma tukadz dziban” jika kita hafal 1 ayat ini, 1 saja! maka sebenarnya kita sudah hafal 31 ayat dari 78 ayat yg ada di surat Ar-Rahman. Sudah hampir separuh surat kita hafal. Maka ayat ini dihafal satu kali saja, fokuslah pada ayat sesudahnya dan sebelumnya yang merangkai ayat tersebut.

7. MENGUTAMAKAN DURASI
Seperti yang dijelaskan di atas, komitmenlah pada DURASI bukan pada jumlah ayat yang akan dihafal. Ibarat argo taxi, keadaan macet ataupun di tol dia berjalan dengan tempo yang tetap. Serahkan satu jam kita pada Allah.. syukur-syukur bisa lebih dari satu jam. Satu jam itu gak sampe 5 persen dari total waktu kita dalam sehari loh! Lima persen untuk Al-Quran, harus bisa dong ah…

8. PASTIKAN AYATNYA BERTAJWID
Cari guru yang bisa mengoreksi bacaan kita. Bacaan tidak bertajwid yang ‘terlanjur’ kita hafal akan sulit dirubah/diperbaiki di kemudian hari (setelah kita tahu hukum bacaan yang sebenarnya). Jangan dibiasakan otodidak dalam hal apapun yang berkaitan dengan Al-Qur’an; membaca, mempelajari, mentadabburi, apalagi mengambil hukum dari Al-Quran.

NB:
Setiap point dari 1 – 8 saling terkait.

Semoga bermanfaat, niat kami hanya ingin berbagi. Mungkin ini bisa jadi solusi bagi teman-teman yang merasa tertekan, bosan, bahkan capek dalam menghafal.
Kami yakin ada yang tidak setuju dengan uraian di atas. Pro-kontra hal yang wajar karena setiap kepala punya pikiran dan setiap hati punya perasaan. Oh ya, bagi penghafal pemula jangan lama-lama berkutat dalam mencari metode menghafal yang cocok dan pas. Dewasa ini banyak buku ataupun modul tentang menghafal Al-Qur’an dengan beragam judulnya yang marketable. Percayalah, satu metode itu untuk satu orang. Si A cocok dengan metode X, belum tentu demikian dengan si B, karena si B cocok dengan metode Y. Yakini saja sepenuhnya dalam hati bahwa menghafal itu PENELADANAN PADA SUNNAH NABI BUKAN PENERAPAN PADA SUATU METODE.
Satu lagi seringkali teman kita menakut-nakuti, “Jangan ngafal. Awas lho, kalo lupa dosa besar”. Hey, yang dosa itu MELUPAKAN, bukan LUPA. Imam masjidil Harom pernah lupa sehingga dia salah ketika membaca ayat, apakah dia berdosa besar?
Oke ya. Semoga kita masuk syurga dengan jalan menghafal Qur’an. Amiin.
Selamat menghafal.

[Catatan dari Kajian Indahnya hidup dengan Menghafal dan Mentadabburi Al Quran bersama Ustadz Bachtiar Nashir dan Ustadz Deden Mukhyaruddin di Masjid Al Falah; 7/6/’15] – bersama Ustadzuna Alfan Syulukh, S.Psi., Al Hafidz]
Sumber : alquranikrar.blogspot.com
Continue reading →
Sabtu, 18 Juli 2015

Sikap Ustadz Fadlan Garamatan Terhadap Insiden di Papua

0 comments

Mari kita cermati apa yg disampaikan dalam dialog Guru pagi ini dgn Utstad Fadlan Garamatan Pegiat Dakwah di pedalaman papua memaknai kejadian disana...

1. Ujian hasil didikan Ramadhan selama 1 bulan tentang "kesabaran".. langsung Allah "UJI" masih kah itu membekas dan menjadi bagian dalam Ruh fan jiwa kita, sehingga ketika melihat sebuah kejadian bukan hanya dengan mata, tapi mampu menghidupkan mata hati agar mampu melihat dengan "kecerdasan" yg lebih dalam disetiap persoalan Ummat secara menyeluruh..

2. Menggugah Dakwah kita, agar saat kita membangun Mushola/ Masjid buatlah dari bahan yg tdk mudah terbakar.. memang mahal..tapi itulah dakwah, memerlukan pengorbanan yg besar.. semangat ber-amal dalam Membangun Rumah Allah..

3. Mengolah satu informasi dengan kecerdasan emosional, agar menjadi sebuah strategi dakwah yg cerdas sebagaimana dakwahnya Rasulullah...
Dakwah dengan "keteladanan"
Bersiap2lah...ketika ada orang2 yang menghina Islam itu tandanya mereka sebentar lagi akan memeluk Islam.
Ingat Papua sedang menjadi sorotan Dunia dimana hampir setiap saat jumlah pemeluk Islam semakin bertambah, (data mualaf center sudah 8900 mualaf selama 2 tahun terakhir)

5. Sikap Memberikan keteladanan, akan menguatkan bahwa Islam bukan agama Pendendam, namun Rahmat bagi seluruh Alam semesta..

Sikap sebaliknya hanya akan menimbulkan citra buruk bagi masyarakat dan dunia.. dan akan semakin mudah menjadi santapan mereka..
(Ingat kita tak cukup memiliki media informasi)

6. Memahami latar belakang papua, kita harus hidup dan berada diantara mereka.. kehidupan sosial sangat memberi pengaruh kepada kestabilan masyarakat secara emosional, bisa dilihat dari kejadian yg berlangsung saat ini..

Masih banyak hal lain yg secara spesifik tdk bisa diungkap disini..

Doa kita, Semoga Allah beri kekuatan Iman kepada sudara2 muslim kita disana..

Dan mereka yg hari ini membenci Islam, semoga hidayah datang kepada mereka, sehingga mereka akan merasakan Indahnya Islam..

Fadlan Garamatan
AFKN - Mualaf Center Papua

Continue reading →
Selasa, 14 Juli 2015

Panduan Shalat Ied sesuai Sunnah

0 comments

Panduan Shalat Ied sesuai Sunnah:

1. Sholat Ied hukumnya sunnah muakkadah dan sbgn ulama memandang hukumnya wajib

2. Sholat ‘Ied dikerjakan sebelum khutbah

3. Sholat ‘Ied tanpa didahului dengan adzan dan iqomah

4. Tidak ada shalat sebelum dan sesudah sholat ‘Ied

5. Shalat Ied dua rakaat  

6. Jumlah takbir pada shalat Ied
    Jumlah takbir pada raka’at pertama 7X (selain Takbiratul Ihram) dan pada raka’at yang kedua 5X (selain takbir ketika bangkit dari sujud), dan takbir-takbir tersebut dilakukan sebelum membaca Al Fatihah

7. Doa iftitah dilakukan sesudah takbiratul ihram dan sebelum bertakbir tujuh kali 

8. Mengangkat tangan setiap bertakbir, sebagaimana yang dicontohkan oleh Ibnu Umar

9. Bacaan diantara takbir
Belum didapatkan hadits shohih marfu’ yang menerangkan bacaan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam antara takbir, namun Ibnu Mas’ud  mengajarkan bacaan diantara takbir yaitu : Tahmid, puji-pujian, Sholawat serta do’a.

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ ِللهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبْرُ , اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ وارْحَمْنِيْ

Imam Nawawi (mewakili Madzhab Asy Syafi’iyah) menyebutkan beberapa doa yang bisa dibaca diantara takbir tersebut :
1. سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبْرُ
2. لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلىَ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
3. اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْاً وَالْحَمْدُ للهِ كَثْيْراً وَسُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً

Kita bisa memilih salah satu dari bacaan-bacaan tersebut dan jika tidak membaca apa-apa juga tdk mengapa

10. Bacaan pada shalat Ied
     Disunnahkan membaca surah Qoof (QS. 50) pada raka’at pertama dan surah Al Qomar (Qs.54) pada raka’at kedua atau membaca surah Al A’lâ (QS.87) pada raka’at pertama dan surah Al Ghosyiyah (QS.88) pada raka’at kedua.

oleh: Abu Abdillah Muhammad Yusran Anshar Hafidzahullah

Continue reading →
Senin, 13 Juli 2015

Kisah dua orang tua yang menggugah jiwa

0 comments

Suatu ketika, seorang Ust naik memberikan tausiyah terkait pengalaman beliau selama melaksanakan umrah di baitullah al Makkah Al mukarram. Beliau mengisahkan bahwa disana semangat beramal shaleh begitu kuat. Mulai dari para pemudanya hingga yang sudah lanjut usia pun tak luput dari nikmatnya bermunajat kepada Allah di rumahNya, Baitullah. Suatu ketika, ada pemandangan yang unik dan menarik selama di makkah, beliau melihat ada dua orang orang tua yang masya Allah pengamalannya sungguh luar biasa, bahkan pemuda pun malu jika melihatnya dikarenakan kondisi fisik yang tidak lagi fit akan tetapi semangat dalam beramal terus orang tua itu lakukan. Ust itu berkisah bahwa setiap kali selesai berbuka, orang tua itu langsung kembali membuka alquran dan membacanya hingga larut malam. Ust mengira bahwa orang tua itu akan istirahat untuk bersiap melakukan shalat malam, ternyata tidak, orang tua itu tidak istirahat dan lanjut shalat malam. Kemudian sahur dan shalat subuh. Setelah subuh orang tua itu berdzikir hingga shalat isyraq. Ust kemudian menebak lagi bahwa orang tua ini akan istirahat di pagi hari sebagaimana kebanyakan orang pada umumnya. Ternyata tidak, orang tua itu melanjutkan dengan membaca alquran. Masya Allah. Lantas sang Ust ini penasaran dengan orang tua itu, siapa gerangan mereka yang begitu misterius dan tidak ingin dikenal ini. Kabar dari orang disekitar sana mengatakan bahwa orang tua itu bersaudara dan sudah berumur lanjut. Mereka berdualah yang membiayai buka puasa di sekitar kawasan ini karena mereka adalah orang kaya yang memiliki banyak harta. Ust semakin takjub dengan orang tua ini yang tidak ingin dikenal dan juga tidak juga minta didoakan, akan tetapi sebagai seorang yang merasakan kebaikan orang lain tentunya kita patut berterima kasih dan mendoakan semoga Allah memberikan keberkahan atas harta dan umurnya dan senantiasa dijaga oleh Allah azza wa jalla.

Malam ke 27 ramadhan adalah malam yang sebagian ulama kita berpendapat bahwa lailatul qadr terjadi di malam ini. Sebagaimana hadits nabi dari Ubay bin Ka'ab ra ia berkata mengenai malam lailatul qadar,"Demi Allah, aku sungguh mengetahui  malam tersebut. Malam tersebut adalah malam yang Allah memerintahkan untuk menghidupkannya dengan shalat malam, yaitu malam ke-27 dari bulan Ramadhan."(HR. Muslim no. 762). 

Maka, mari memaksimalkan ibadah di malam ini, jangan sampai kita yang masih muda kalah dengan orang tua tadi yang begitu luar biasa. Mari memperbanyak doa, mari doakan kaum muslimin yang sedang tertindas dan sengsara, semoga Allah membebaskan permasalahannya. Barakallahufikum wa Jazzakumullahukhairan.

Masjid Sihhatul Iman, Banta-bantaeng, Makassar
27 Ramadhan 1436 H

Continue reading →
Kamis, 23 April 2015

Catatan Ta'lim: Syarah Kitab Al Lu'lu Wal Marjan Hadist ke 310

0 comments
حديث سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ قَالَ مُصْعَبُ ابْنُ سَعْدٍ: صَلَيْتُ إِلَى جَنْبِ أَبِي فَطَبَّقْتُ بَيْنَ كَفَّيَّ، ثُمَّ وَضَعْتُهُمَا بَيْنَ فَخِذَيَّ، فَنَهَانِي أَبِي، وَقَالَ: كُنَّا نَفْعَلُهُ؛ فَنُهِينَا عَنْهُ، وَأُمِرْنَا أَنْ نَضَعَ أَيْدِينَا عَلَى الرُّكَبِ
أخرجه البخاري في: 10 كتاب الأذان: 118 باب وضع الأكف على الركب في الركوع
310.   Sa'ad bin Abi Waqqash mengatakan Mush'ab bin Sa'ad berkata: Aku shalat di samping ayahku, maka aku rapatkan kedua tapak tanganku lalu aku letakkan di antara kedua pahaku ketika ruku', tiba-tiba dilarang oleh ayahku dan berkata: Kami dahulu berbuat begitu, lalu dilarang dan disuruh mele­takkan tapak tangan di atas lutut.
(Bukhari, Muslim).
Syarah:
- Perawi hadist ini, Sa'ad bin Abi Waqqash adalah salah seorang sahabat yang termulia. Hal ini disebabkan karena beliau merupakan salah satu sahabat yang masuk islam di awal bahkan diantara 10 sahabat pertama yang masuk Islam. Beliau juga dikenal sebagai seorang yang doanya sering dikabulkan oleh Allah azza wajalla. Keutamaan lain yang beliau miliki adalah merupakan termasuk dari 10 sahabat Nabi yang sudah dijamin masuk Syurga. Dari sisi kehidupan beliau, beliau dikaruniai banyak keturunan yang semuanya merupakan penghafal Al Quran dan termasuk sahabat yang belakangan meninnggal. Beliau juga merupakan orang kepercayaan Khalifah Umar bin Khattab r.a yang ditandai dengan penunjukan beliau sebagai salah seorang yang termasuk dalam majelis Syuro penunjukan khalifah setelah Umar bin Khattab r.a. Beliau merupakan sosok kepala rumah tangga yang patut dicontoh dikarenakan telah berhasil membina anak-anaknya menjadi shaleh termasuk yang beliau riwayatkan dalam hadist ini.
- Ini adalah bentuk perhatian ayah kepada anaknya dengan memberi contoh anaknya dengan mengajak anaknya menghadiri shalat berjamaah di Masjid dan bertanggungjawab atas tingkah laku anaknya selama di Masjid. Bentuk pengontrolan yang baik terhadap anak kita di Masjid dengan shalat di dekatnya. Jangan digabung dengan anak lain agar mereka tidak bermain ketika waktu shalat (Pendapat Syaikh Al Utsaimin rahimahullah). Ini juga berkaitan dengan hadist Nabi yang lain bahwa dalam Musnad Imam Ahmad disebutkan,
مُرُوا أَبْنَاءَكُمْ بِالصَّلاَةِ لِسَبْعِ سِنِينَ وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا لِعَشْرِ سِنِينَ
Perintahkanlah anak kalian untuk shalat di saat mereka berusia 7 tahun dan pukullah mereka jika mereka enggan ketika mereka berusia 10 tahun.” (HR. Ahmad, 2: 187, dengan sanad shahih kata Syaikh Syu’aib Al Arnauth)
   Dalam Alquran Allah menyebutkan dalam Surah Luqman ayat 17
17. Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).
- Waktu itu beliau Shalat didekat anaknya dan melihat anaknya shalat dengan cara merapatkan telapak tangan dan diletakkan di pertengan paha secara rapat. Ini memang pernah dicontohkan oleh Sahabat Abdullah bin Mas'ud, namun cara ini telah dimansukh (dihapus) karena cara ini dahulu juga mirip dengan apa yang dilakukan dari kalangan Ahlu Kitab dan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berupaya untuk menyelisihi mereka
- Hukum bagi yang tetap melakukan hal demikian ialah makruh menurut Jumhur Ulama namun tidak membatalkan shalat walaupun ada juga ulama yang berpendapat bahwa membatalkan. Wallahu a'lam
- Tidak diketahui apakah anaknya pada waktu itu telah selesai mengerjakan Shalat atau sementara Shalat pada saat ayahnya menegur cara rukuknya. Dalam riwayat lain menyebutkan bahwa Sa'ad bin Abi Waqqash r.a menegur anaknya dengan cara memukul tangan anaknya.
- Rukuk yang benar sesuai Sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam adalah posisi punggung lurus sejajar kepala, tangan memegang lutut, tidak dirapatkan akan tetapi di renggangkan
Demikianlah Penjelasan Hadist yang dibawakan pada Ta'lim Ust. Yusran Ansar, Lc., M.A. Hafidzahullah.
Wallahu A'lam
Continue reading →
Minggu, 22 Februari 2015

Studi Di Arab Saudi

2 comments
Studi Di Arab Saudi
Bagian I : Mengetahui Beasiswa Studi Di Arab Saudi.
Oleh Abu Zaid Sunni
A. Pendahuluan
Arab Saudi merupakan Negara yang diberkahi insya Allaah, hal disebabkan salah satunya adanya dua kota yang dijaga malaikat, yaitu kota Mekkah dan Madinah, dua kota yang tidak akan sanggup di masuki oleh Dajjal pada hari kiamat.
Diriwayatkan dari Anas Radhiyallahu 'Anhu, dari Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda: “Tidaklah setiap negri melainkan Dajjal akan menginjakkan kakinya di sana kecuali Makkah dan Madinah. Dan tidaklah setiap pintu masuk kota tersebut melainkan ada para malaikat yang berbaris menjaganya. Lalu Dajjal singgah di Sapha, kemudian Madinah berguncang tiga kali dan melemparkan setiap orang kafir dan munafik dari dalamnya menuju ke tempat Dajjal." (HR. Bukhari dan Muslim, redaksinya berasal dari Muslim)
Arab Saudi merupakan pusat sumber dan perkembangan ilmu syar’i. Selain itu, Arab Saudi juga menyediakan beasiswa bagi pelajar-pelajar berprestasi di seluruh dunia untuk kuliah di berbagai Universitas terkemuka Arab Saudi. Program ini merupakan implementasi dari perhatian kerajaan yang sangat besar terhadap pengembangan dan publikasi ilmu pengetahuan dan peningkatan karya ilmiah, dan kontribusi nyata kerajaan dalam membangun komunikasi yang berkesinambungan dengan bangsa-bangsa di seluruh dunia dalam bidang ilmu, kebudayaan, dan kemajuan peradaban manusia. Program ini terbuka untuk semua jurusan ilmu pengetahuan umum, tidak hanya untuk studi keislaman saja.
Melalui tulisan ini, penulis akan menjelaskan beberapa hal yang terkait dengan studi di Arab Saudi. Tulisan ini akan dibagi beberapa tema dan akan ditulis secara berseri/bersambung insya Allaah. Tema tulisan akan meliputi :
1. Mengetahui beasiswa studi di Arab Saudi.
2. Proses Apilkasi Beasiswa.
3. Berbagi pengalaman penulis dalam mendapatkan beasiswa di Universitas Qassim – Arab Saudi.
4. Mengenal Universitas Qassim dan beasiswa di Universitas Qassim – Arab Saudi.
Tulisan ini bertujuan menceritakan nikmat dari Allaah seperti anjuran surat Dhuha dan sebagai pelajaran bagi yang ingin kuliah di Arab Saudi dan Universitas Qassim khusunya, agar lebih mudah untuk mempersiapkan dan menjalani prosesnya.
B. Beberapa Alasan Kuliah di Arab Saudi.
Ada berbagai alasan untuk menjatuhkan pilihan melanjutkan studi ke salah satu universitas di Arab Saudi, antara lain:
1. Perguruan-perguruan tinggi yang unggul dan berkelas dunia, beberapa Universitas termasuk perguruan tinggi terbaik di dunia.
2. Suasana dan lingkungan keilmuan yang kondusif, di mana terdapat berbagai lembaga dan pusat penelitian dan pengkajian yang diakui dan terus berkembang pesat pada masing-masing Universitas.
3. Sivitas akademik multinasional; saat ini mahasiswa yang menuntut ilmu di Arab Saudi berasal dari lebih 165 negara dunia. Demikian juga dengan tenaga edukatif berasal dari berbagai negara.
4. Pelayanan dan fasilitas istimewa bagi setiap mahasiswa penerima beasiswa.
5. Lingkungan pergaulan yang aman dari fitnah, terutama fitnah wanita. Hal ini disebabkan adanya pemisahan antara kampus laki – laki dan kampus wanita. Tidak ada ikhtilath pada univeristas di Saudi insya Allaah, karena semua mahasiswa, dosen dan staf kampus berasal dari satu jenis kelamin, laki – laki atau wanita. Lingkungan ini dapat menambah mudahnya memahami dan mendapatkan ilmu yang kita pelajari insya Allaah.
6. Keamanan lingkungan yang terjamin. Tidak pernah ada barang yang hilang, baik di kampus, di asrama atau di luar kampus. Hal ini penulis alami ketika penulis berada di bandara Qassim, penulis pergi shalat shubuh di masjid bandara dengan meninggalkan tas, laptop dan koper di ruang tunggu bandara. Alhamdulillaah sekembalinya dari shalat shubuh, barang – barang masih utuh.
C. Persyaratan Umum Penerima Beasiswa
1. Syarat-syarat yang berlaku bagi calon mahasiswa lokal juga berlaku bagi calon penerima beasiswa dari luar Arab Saudi.
2. Usia minimal 17 tahun, maksimal 25 tahun dan mengikuti kursus Bahasa Arab pada lembaga yang diakui, untuk Strata I (S1). Untuk strata dua (S2) usia maksimal 30 tahun, dan 35 tahun untuk S3. Persyaratan ini tidak mutlak karena setiap universitas berbeda dalam hal persyaratan tersebut. Hal ini penulis alami sendiri, yaitu usia penulis ketika diterima adalah 38 tahun.
3. Nilai IPK masuk kategori “baik sekali/jayyid jiddan/very good”.
4. Nilai bahasa inggris (TOEFL/ILT/GMAT/GRE) untuk yang mengambil studi jurusan ilmu umum selain jurusan ilmu syar’i, khusus bagi yang sudah dinyatakan diterima.
5. Hasil pemeriksaan kesehatan (medical check), khusus bagi yang sudah dinyatakan diterima.
6. Terjemah & legalisir ijazah dari pihak yang berwewenang, khusus bagi yang sudah dinyatakan diterima.
7. Izin resmi dari pemerintah setempat bagi calon mahasiswa yang berasal dari negara yang mewajibkan syarat yang sama untuk pelajar Saudi yang ingin belajar di negara itu.
8. Tidak menerima beasiswa sejenis dari lembaga pendidikan lain di Arab Saudi.
9. Tidak pernah di-drop out dari salah satu perguruan tinggi Arab Saudi.
D. Fasilitas dan Layanan
1. Tiket berangkat, liburan pulang-pergi, ke negara asal setiap tahun.
2. Asrama yang representative dan kondusif.
3. Tunjangan beasiswa yang diberikan setiap bulan.
4. Buku pelajaran yang diberikan gratis.
5. Jaminan kesehatan bagi penerima beasiswa dan keluarga yang menyertai.
6. Seluruh fasilitas dan layanan yang diterima oleh mahasiswa Arab Saudi.
E. Prosedur Permohonan Beasiswa
Permohonan beasiswa dapat diajukan melalui prosedur berikut:
1. Mengajukan permohonan langsung kepada Universitas yang diminati melalui website resmi Universitas dimaksud. Cara ini lebih mudah dan lebih cepat. (lihat Link Elektronik Universitas Arab Saudi di bawah).
2. Mengajukan permohonan kepada Kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kerajaan Arab Saudi yang ada di negara pemohon, atau langsung ke Kedutaan Besar Arab Saudi jika tidak terdapat Kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan Arab Saudi di negara pemohon.
F. Link Elektronik Universitas Arab Saudi
1. Universitas Ummul Qura: www.uqu.edu.sa
2. Universitas Islam Madinah www.iu.edu.sa
3. Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud: www.imam.edu.sa
4. Universitas al-Malik Saud www.ksu.edu.sa
5. Universitas al-Malik Abdul Aziz: www.kau.edu.sa
6. Universitas Perminyakan dan Mineral Raja Fahd: www.kfupm.edu.sa
7. Universitas Malik Faishal : www.kfu.sa
8. Universitas Al-Malik Khalid: www.portal.kku.edu.sa
9. Universitas Al-Qassim : www.qu.edu.sa
10. Universitas Thaibah : www.taibahu.edu.sa
11. Universitas At-Thaif : www.tu.edu.sa
12. Universitas Al-Hail : www.uoh.edu.sa
13. Universitas Jazan : www.jazanu.edu.sa
14. Universitas Al-Jauf : www.ju.edu.sa
15. Universitas Al-Baha : www.portal.bu.edu.sa
16. Universitas Tabuk : www.ut.edu.sa
17. Universitas Nejran : www.nu.edu.sa
18. Universitas Al-Hudud As-Syamaliah : www.nbu.sa
19. Universitas Al-Amirah Naurah bin Abdurrahman : www.pnu.edu.sa
20. Universitas Adammam : www.ud.edu.sa
21. Universitas Salman bin Abdul Aziz : www.ku.edu.sa
22. Universitas Syaqra : www.su.edu.sa
23. Universitas Al-Mujamma’ah : www.mu.edu.sa
24. Universitas Malik Abdullah (Sains dan Teknologi): www.kaust.edu.sa
Allaahu A’lam. Semoga bermanfa’at. Bersambung insya Allaah.
Tentang penulis :
Penulis adalah Mahasiswa S2 Teknik Sipil, Universitas Qassim – Arab Saudi.
Continue reading →
Kamis, 19 Februari 2015

Persyaratan Visa Student KSA

0 comments

1. Paspor dan foto copy-nya.
harus tiga nama atau lebih
2. Hasil Medica Check Up resmi Kop GAMCA (Gulf Association Medical Cek Ap)
3. Fotocopi translasi ijazah (bisa inggris atau arab) yang sudah dicap Kemenhukam, Kemenlu, Dikti dan Kedubes.
bisa ke Alhadi Translator 08561882432
4. Ijazah asli dan fotocopinya
5. SKCK asli, dari polda yang bilingual
yang belum punya, bikin start dari RT, RW, Kelurahan, Polsek, Polres, Polda
6. Calling Visa dari MOFA KSA berikut lampiran2nya
ini nunggunya satu tahun dari dinyatakan diterima kampus
7. Booking pesawat
ga harus bayar dulu
8. Rekomendasi dari Kampus 
bebas aja formatnya asal berkop ber tanda tangan dan cap bisa rektor, dekan atau kaprodi
Continue reading →

Berkas Tahap Awal Untuk Dapat Visa

0 comments
Bismillaahirrahmanirrahiim.
Mumpung teringat dan sempat,saya ingin share aja bagi yg kemungkinan join KFUPM bulan Januari 2014.
Sekarang statusnya masih pada menunggu calling visa kan?
Oh ya,calling visa itu pengantar untuk bikin visa di kedutaan.
Sembari menunggu itu sebenarnya udah ada yang bisa dipersiapkan dari sekarang.
Semoga sedikit sharing dari saya ini bermanfaat, versi lengkapnya nanti saya buat insyaaAllah, atau mungkin mas Aditia Rifa'i yg lebih duluan kelar bisa berbagi (meski udah bikin draftnya di blog ya mas? :D)
Kalau lewat biro sebenarnya "nunggu beres", bayar 2,2 juta,untuk cek kesehatan urus sendiri (biayanya 1 juta)

Berikut list hal yang bisa diurus dari sekarang

1. Terjemahan dan legalisir ijazah + tranksrip.
Terjemahannya bisa lewat Al Hadi Translate, bisa kirim scan-an ijazah + transkripnya ke e-mail beliau, trus bisa skalian pake legalisir DepKumHam dan DepLu. kemarin saya bayar 500 ribu udah all-in.
Setelah legalisir 2 departemen itu,masih ada legalisir satu lagi, legalisir DIKTI.
Nah untuk legalisir DIKTI syarat2nya :
  • Surat permohonan yang bersangkutan (ybs) ditujukan kepada Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, maksud dan tujuannya untuk keperluan apa. Misal : Maksudnya buat legalisir ijazah dan transkrip untuk keperluan pengurusan visa. (kalau mau nunggu format suratnya insyaaAllah nanti saya bikinkan)
  • Surat keterangan dari Perguruan TInggi bahwa ybs adalah benar lulusan PT tersebut (surat aslinya). Surat ini bisa dari program studi aja, kalau saya kemarin langsung dari rektor. :)
  • Ijazah yang sudah dilegalisir oleh PT
  • Print out rekaman akademik dari Data EPSBED (dulu alamatnya di evaluasi.dikti.go.id , sekarang di http://forlap.dikti.go.id/)Nah,kalau pas saya cek kemarin datanya gak ada,yang ada cuma biodata saya, Kalau ntar pas rekan2 buka kondisinya sama,tinggal di-screenshot dan print
Kalau proses legalisir DIKTI sebenarnya hari itu bisa selesai, tergantung yang nandatanganin legalisir nya pergi ke luar kota atau gak. Kalau ke luar kota,maksimal 4 hari kerja beres.

2. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
Ini bisa dari PolRes atau PolDa aja, syarat2nya (minimal) :
  • fotokopi KK
  • fotokopi KTP
  • fotokopi akte lahir
  • surat pengantar dari RT, RW dan kelurahan (sesuai KTP)
  • pas foto ukuran 4x6, 3-6 lembar, background warna merahkalau di tempat saya butuhnya 3 lembar, cek sharing di lewat penelusuran google ada yg sampe 6 lembar 
  • biayanya Rp 10.000
Nah,nanti kalau dari PolDa dapet SKCK dua bahasa (Indonesia-Inggris). kalau mau yg full-english bisa diurus di MaBes PolRI. Syarat2nya :
  • SKCK asli dari PolRes/PolDa setempat
  • FC KTP
  • FC Paspor
  • FC Akte lahir
  • FC KK
  • Pas foto 4x6, 4 lembar background warna merah
  • Biayanya Rp 15.000

Nah,dua dokumen itu sebisa mungkin diurus sesegera mungkin, terkhusus buat SKCK dan khususnya lagi buat yang tinggalnya (sesuai KTP) tidak di tempat kuliah atau menetap sekarang. Misal, saya sementara menetap di Jogja tapi domisili KTP saya di Pekanbaru. Mumpung liburan juga kan?

Mungkin itu dulu yang bisa saya share.
InsyaaAllah bersambung, karena proses pengurusan visa saya juga belum kelar.
Mohon do'anya dan saling mendo'akan.

Baarakallah fiykum.
Continue reading →

Beasiswa Pascasarjana King Abdul Aziz University 2015

0 comments
Bisa dishare ke yg butuh>>
Tahun ini, King Abdul Aziz University kembali membuka beasiswa untuk pelajar internasional tingkat pascasarjana (hanya untuk laki-laki). Pelamar beasiswa dapat mengajukan aplikasi permohonan beasiswa secara online, yang akan ditutup pada tanggal 28 Februari 2015. (http://dgsscholarship.kau.edu.sa/Default.aspx…)
Ada nilai tersendiri dapat kuliah di Arab Saudi yang tidak akan didapat jika studi di negeri lain. Yaitu, selain bisa kuliah S2/S3 gratis, insya Allah terbuka lebar kesempatan untuk dapat umrah sepanjang tahun dan melaksanakan ibadah haji paling tidak sekali. Karena KAU hanya berjarak 90 km dari kota suci Makkah Al-Mukarramah. Sedangkan untuk ziarah ke Masjid Nabawi, Anda hanya perlu menempuh perjalanan lebih kurang 4 jam ke kota penuh berkah, Madinah Al-Munawwarah (berjarak sekitar 490km).
Uang bulanan sebesar SR 1,900.
Tunjangan untuk keperluan awal saat kedatangan pertama sekali, sebesar SR 1,800.
Asuransi kesehatan.
Akomodasi asrama dan fasilitas penunjang.
Subsidi makan di kantin mahasiswa.
Tunjangan untuk cetak thesis, sebesar SR 4,000 untuk Doktoral dan SR 3,000 untuk master.
Tunjangan untuk pengiriman buku-buku setelah kelulusan.
Tiket pesawat setiap tahunnya sekali, untuk pulang ke negeri asal dan kembali ke KAU lagi.
Bagaimana? cukup menarik bukan… nah tunggu apalagi segera siapkan berkas-berkasnya!
Persyaratannya aadalah sebagai berikut:
Laki-laki dan usia pemohon beasiswa tidak lewat dari 35 tahun untuk progra Doktoral dan tidak melebihi 30 tahun untuk program S2/Master.
Pemohon harus memiliki gelar S1 dari universitas yang terdaftar dan sebaiknya lulus dengan nilai yang baik.
Jika bahasa Inggris bukan bahasa pertama pemohon, maka pemohon harus melampirkan skor kemampuan bahasa Inggris standar untuk boleh mendaftar di program pascasarjana. Skor kemampuan yang memenuhi syarat adalah sbb:
Exam type Score
TOEFL (PBT) 500
TOEFL (CBT) 173
TOEFL (IBT) 61
IELTS 5
Harap diperhatikan, sertifikat kemampuan bahasa Inggris harus kurang dari 2 tahun.
Kemampuan berbahasa Arab wajib bagi pemohon untuk studi agama Islam dan bahasa Arab.
Harus berkelakuan baik dan sehat jasmani.
Surat rekomendasi yang dikirim oleh dua orang dosen pembimbing.
Tidak pernah diberhentikan dari universitas manapun di Arab Saudi.
Sertifikat harus dilegalisir di kedutaan Arab Saudi dimana pemohon menyelesaikan studi S1-nya.
Sedangkan dokumen-dokumen yang diperlukan adalah sbb:
Curriculum vitae pemohon.
Pernyataan tujuan/motivasi belajar dalam bahasa Inggris untuk semua program. Kecuali untuk studi agama Islam dan bahasa Arab harus dalam bahasa Arab.
Salinan sertifikat kelulusan S1 (telah dilegalisir kedutaan Saudi).
Salinan transkrip nilai S1 (telah dilegalisir keduataan Saudi).
Surat rekomendasi yang dikirimkan oleh 2 orang dosen pembimbing terdahulu,
Salinan paspor yang masih valid, minimal untuk 1 tahun.
Untuk jurusan-jurusan pascasarjana yang dibuka silahkan cek disni:http://dgsscholarship.kau.edu.sa/Pages-scholaerships.aspx
Untuk bertanya lebih lanjut silahkan kontak: dgs.scholarship@kau.edu.sa
Sudah siap mendaftar di KAU?!, langsung klik link berikut:http://ags.kau.edu.sa/admplus_out/
Disalin dari group KHAS
Continue reading →
Rabu, 18 Februari 2015

Pengalaman Pengurusan SIM yang Mati atau Baru

0 comments
Perasaan was-was tentu akan menghinggapi setiap pengendara Motor atau Mobil yang tidak memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi). Bisa saja tiba-tiba dilakukan Razia oleh Polisi Setempat dan bukan main tarif tilang yang akan dikenakan bagi pengendara yang tidak menunjukkan SIM nya. Saya salah seorang pengendara yang baru saja terkena tilang akibat SIM saya sudah mati setahun.

Ketika saya memperlihatkan SIM saya, Pak Polisi itu mengatakan bahwa SIM saya sudah mati dan dendanya itu Rp 250.000,-. Saya ditanya, kapan ada waktunya untuk ikut persidangan?

Ketika itu saya agak sedikit panik karena akan berurusan dengan pengadilan. Banyak waktu yang saya habiskan jika memenuhi panggilan tersebut. Tapi bukan ini yang ingin saya ceritakan pada tulisan saya kali ini. Saya ingin membagi pengalaman mengurus SIM di PolWilTabes Makassar.

Mungkin ada sebagian kita beranggapan akan dipersulit atau ribet urusnya, atau ada yang berfikir harus punya orang dalam agar lancar. Sejenak pikiran saya terlintas seperti itu. Saya akhirnya mencari tahu bagaimana pengurusan SIM, mulai dari Searching di Om Google sampai tanya kepada teman yang sempat sudah mengurus dan berhasil.

Persyaratan Permohonan SIM perseorangan
Persyaratan pemohon SIM perseorangan berdasarkan Pasal 81 UU No. 22 Tahun 2009
1. Usia
- 17 tahun untuk SIM C dan D
- 18 tahun untuk SIM A
- 21 tahun untuk SIM B1
- 21 tahun untuk SIM B2
- mengisi formulir permohonan
- rumusan sidik jari
- sehat rohani dengan surat lulus tes psikologis
- ujian praktek dan/atau
- ujian ketrampilan melalui simulator
- SIM C Rp. 100.000


2. Administratif
- memiliki Kartu Tanda Penduduk
3. Kesehatan
- sehat jasmani dengan surat keterangan dari dokter
4. Lulus ujian
- ujian teori
5. Biaya pembuatan SIM baru
- Biaya Pembuatan SIM A Rp 120.000
- Biaya asuransi: Rp 30.000.
(Sumber Divisi Humas Mabes Polri)

Ribet bukan? belum lagi pernah saya dengar ada polisi yang ikut ujiannya katanya banyak salahnya. Apalagi kita sebagai masyarakat biasa.

Namun fakta berbicara lain ketika sudah di lapangan. Ketika saya pergi ke Polwiltabes Makassar, saya ditanya oleh penjaga polisi di pintu masuk,

Polisi: mau urus apa de'?

Saya: mau urus SIM pak

Polisi: sudah ada yang uruskan di dalam?

Saya: belum ada pak

Polisi: Kalau begitu silahkan masuk ke pos dulu

Akhirnya saya masuk dan bukan cuman saya yang ada disitu melainkan ada juga dua orang bapak-bapak yang punya urusan sama dengan saya

Polisi: bisa lihat KTP nya?

Saya; ini pak.

Polisi: mau sim A atau C

Saya: A pak

Polisi: kalau gitu tunggu teman saya yang didalam supaya ade' di uruskan didalam

Saya: iya pak terima kasih pak

Polisi: silahkan ikuti teman saya urus SIM, tolong bantu ini ade' kasian, mau urus SIM

Alhamdulillah saya merasa tertolong sekali sekaligus bertanya-tanya dalam hati kok baik sekali polisisnya ya.

Pas di dalam saya langsung dimintai uang sebesar Rp 350.000,- waduh besar amat. Tanpa Nota lagi.
Setelah itu saya digiring langsung ke tempat foto SIM tanpa melewati proses ujian yang ribet itu.

Akhirnya saya di foto dan tanda tangan kemudian diberikan kertas pengganti kartu SIM sementara sampai SIM nya jadi.

Inilah yang terjadi dilapangan, Teori tidak sama dengan Kenyataan. Silahkan menilai Sendiri Institusi Kepolisian Negara kita.

Terima Kasih
Continue reading →
Minggu, 15 Februari 2015

Pengalaman Wawancara Beasiswa LPDP

0 comments
Alhamdulillah merupakan sebuah ungkapan yang pantas diucapakan bagi seorang mukmin yang telah mendapatkan nikmat atau terlepas dari suatu masalah atau terbebas dari beban. Mungkin inilah yang saya rasakan saat ini sekaligus berdebar-debar penuh harap dan cemas menunggu pengumuman hasil wawancara LPDP yang in sya Allah akan di umumkan sekitar bulan maret.

Mengenai LPDP, saya akan berbagi kisah pengalaman saya mengurus beasiswa LPDP, bagaimana sebenarnya LPDP itu, mulai dari urus berkas hingga wawancara.

Bermula dari informasi yang saya dapatkan dari teman bahwa LPDP sedang terbuka hingga Januari. Tanpa pikir panjang lagi akhirnya saya mencoba membuka situs LPDP dan mencari tahu syarat-syaratnya, sekaligus konsultasi dengan kakak senior yang telah lulus.

Tahap awal dari Beasiswa LPDP ini harus membuat akun terlebih dahulu, kemudian mengisi tujuan studi kita kemana dan prodi apa. Selanjutnya lengkapi data diri dengan sejujur-jujurnya karena pas wawancara kebanyakan yang ditanyakan dari data pribadi. Ingat! penuhi semua syarat minimal agar bisa lolos berkas seperti skor TOEFL ITP minimal 500 untuk dalam negeri dan 550 untuk Luar Negeri, IPK minimal 3.00 skala 4 dan yang lainnya. Langsung saja buka situsnya di http://beasiswa.lpdp.depkeu.go.id/index.php/site/login.

Masih di tahap awal, usahakan pengalaman-pengalaman di isi sebanyak mungkin dan tidak perlu khawatir dalam pembuktiannya berupa sertifikat karena pihak LPDP tidak meminta untuk dilampirkan sertifikat-sertifikat seminar/workshop yang pernah kita ikuti. Nanti pada saat wawancara baru akan di tanyakan apakah jujur atau tidak. Ini juga sangat membantu pihak penyeleksi berkas mempertimbangkan anda pantas untuk di loloskan atau tidak mengingat beasiswa LPDP ini kata Pak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anis Baswedan, alumni LPDP diharapkan bukan hanya melahirkan ilmuwan saja akan tetapi sosok pemimpin yang bisa mengisi posisi-posisi startegis di pemerintahan Negara Indonesia. Olehnya itu perbanyak pengalaman Organisasi anda, ikuti seminar-seminar yang mendukung arah studi anda, ikuti lomba-lomba yang ada agar memperkuat kedudukan anda untuk lolos berkas.

Tahap kedua. Email dari LPDP masuk ke email saya yang menyatakan bahwa saya lolos dan harus mengikuti tahap selanjutnya yaitu wawancara. Waktu itu tempat wawancara saya di Gedung IPTEK UNHAS. Didalam email sudah dicantumkan nomor registrasi, waktu dan tempat wawancara saya. Juga berkas-berkas yang wajib dibawa sebelum wawancara. Ini untuk mengecek keaslian berkas yang telah kita Upload seperti 
1. Ijazah
2. Transkrip Nilai 
3. Sertifikat Toefl
4. Surat Pernyataan (bermaterai)
5. Rekomendasi dari Dosen atau Tokoh Masyarakat
6. Surat Izin lanjut Studi bagi yang bekerja
7. KTP elektrik (saya tidak punya jadi disuruh tunjukin KK)
semua berkas diatas harus ASLI. Tidak bisa Photocopyannya. Khusus yang jalur Afirmasi Ijazah dari SD hingga Perguruan Tinggi. Dokumen inilah yang perlu disiapkan jika ingin mendaftar.

Dalam tahap ini bukan hanya wawancara tetapi juga saya harus mengikuti LGD (Leadership Group Discussion). Saya kebetulan mendapat jadwal wawancara hari selasa dan LGD hari senin.

Pada saat LGD, topik yang diberikan berbeda-beda tiap kelompok dan kebetulan kelompok saya mendapat topik tentang Memperluas Hukuman Mati Bagi Bandar Narkoba. Teman saya di kelompok lain tentang Pendidikan, ada juga tentang tayangan TV. Intinya isu-isu hangat yang terjadi di Indonesia 2 bulan terakhir. Tipsnya, perbanyak baca Koran, Majalah, Berita terkait peristiwa yang terjadi di Indonesia agar kita kelihatan berwawasan dan punya bahan diskusi. Tapi ingat jangan berlebihan, kuantitas bacaan Quran harus di nomor satukan. Pada saat saya memasuki ruangan LGD terdapat 2 orang penilai, 1 Psikolog, 1 nya lagi Dosen. Dia hanya memberikan Paper bahan diskusi dan memberikan arahan silahkan di baca dan waktunya 45 menit, kami tidak akan mengintervensi. Tips selanjutnya adalah silahkan berinisiatif menjadi Moderator dan menunjuk Notulen untuk memulai diskusi itu agar berjalan. Ingat, teman kelompok kita di acak dan tidak ada yang saling kenal-mengenal kecuali kita telah mencari tahu sebelumnya teman kita dan kita susun strategi sebelum masuk ruangan. Tips selanjutnya, jangan memonopoli pembicaraan, usahakan semua teman berbicara dan mengutarakan pendaptnya, jangan terlalu lama, itu bisa mengurangi nilai (menurut saya). Usahakan satu pendapat, jangan sampai voting untuk menentukan sikap yang diambil oleh kelompok dalam menyimpulkan hasil diskusi.

Selanjutnya wawancara, terdiri dari 3 orang, 1 Psikolog dan sisanya Profesor. Pada saat giliran saya, saya ditanya macam-macam mulai dari

1. Perkenalkan diri anda, silahkan berbicara dengan rileks serta tetap tersenyum. Tatap mata mereka, jangan suka menunduk

2. Anda memilih jurusan apa? Prodi apa? apakah selaras dengan latar belakang pendidikan anda? Kenada pilih Prodi itu? Kenapa bukan Prodi Lain? Kenapa Universitas itu? Kalau saya menjawab apa adanya, kebetulan saya dari pendidikan matematika dan menargetkan Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP). Untungnya ini selaras bagi Latar belakang pendidikan manapun. Saya target Universitas Negeri Yogyakarta dengan alasan karena masuk top 10 besar universitas terbaik di Indonesia, karena Prodi PEP akreditasinya A (sebutkan link buktinya contoh situs kampusnya), juga karena di jogja merupakan kota pendidikan yang sangat kondusif untuk menambah keilmuan saya serta karena Prodi PEP masih sedikit yang memilihnya padahala di semua jurusan Perguruan Tinggi itu sudah diajarkan, makanya saya pilih itu. Akhirnya mereka mengangguk.

3. Sebutkan apa saja yang telah anda lakukan di masyarakat? Saya jawab mengajar ngaji dan matematika.

4. Apa karya terbaik yang pernah anda lakukan selama hidup anda untuk masyarakat? saya jawab, saya pernah menjadi ketua panitia Seminar Nasional Pendidikan yang berhasil mendatangkan Ust Budi Ashari, Bapak Mutammimul Ula dan Istrinya yang berhasil mendidik 10 anaknya menjadi penghafal alquran dan berprestasi. Kemudian mereka bertanya lagi, terus siapa yang hadir dan apa follow up setelah acara tersebut? saya jawab kebanyakan yang hadir waktu itu guru-guru dan dosen. follow upnya dosen saya mengadakan semacam pengajian dari kegiatan itu yang mengkaji tentang nilai-nilai Intelektual yang selaras dengan Spiritual.

5. Apa cita-citamu? setelah kamu selesai, apa peranmu nanti untuk Indonesia? saya jawab, saya in sya Allah akan jadi dosen. Untuk Indonesia saya akan membantu pak menteri mengevaluasi pendidikan di Indonesia sudah sejauh mana keberhasilannya dalam mendukung tujuan pendidikan Indonesia dalam UUD 1945 Pasal 31 ayat 1-5.

6. Jika Kamu tidak dapat beasiswa ini, apakah kamu tetap akan lanjut Studi? saya jawab saya akan tetap lanjut dan terus berusaha agar memberikan kontribusi untuk agama bangsa dan negara.

7. Saya melihat nilai TOEFL mu cukup tinggi, Can you introduce your self? What is your reason you choose this University? Saya jawab dengan bahasa Inggris. 

Setelah wawancara tinggal menunggu pengumuman untuk ikut tahap selanjutnya yaitu PK (Pelatihan Kepemimpinan) sekitar 7-10 hari. Mudah-mudahan kita semua bisa Lulus. Amin.

Inilah beberapa pengalaman saya semoga bermanfaat dan boleh di sebarkan agar banyak yang bisa mempersiapkan dirinya dan bisa Lolos LPDP.

Terima Kasih.

Bagi yang ingin melihat contoh essay, Silahkan download:

Rencana Studi klik di https://drive.google.com/file/d/0B_U_10dxJJ16NW5tNXRyMnBfMjg/view?usp=sharing

Continue reading →
Minggu, 11 Januari 2015

Tanda-tanda Hari Kiamat (Syaikh Muhammad Al Arifi)

1 comments

Ilustrasi Hari Kiamat
Sumber: https://yuywahyudin.wordpress.com
Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah wa sshalatu was salamu ala rasulillah wa 'ala 'alihi wa sahbihi wa sallam.

Tidak terasa dunia yang kita tempati sekarang ini semakin hari semakin menua, itu ditandai dengan banyaknya bencana yang terjadi dimana, apakah ini fenomena alam biasa atau merupakan tanda-tanda akan terjadinya hari kiamat?

Ada sebuah buku yang dikarang oleh seorang Syaikh muda yang terkenal, Syaikh Muhammad Al Arifi Hafidzahullah, judulnya "Tanda-Tanda Hari Kiamat". Buku ini baru saja di syarah oleh seorang Ustadz ahli Hadist, Ust. Muhammad Yusran Anshar, Lc., MA. Hafidzahullah.

Dalam pengajian yang beliau bawakan, beliau memulai mensyarah buku tersebut dengan memuji penulisnya terlebih dahulu dan ini kebiasaan para ulama sebelum mengambil faidah dari buku tertentu, terlebih dahulu dijelaskan secara singkat biodata penulis. Silahkan di cari biografi Syaikh Muhammad Al Arifi karena dalam tulisan ini tidak akan dijelaskan siapa beliau.

Setelah beliau (Ust. Yusran) menjelaskan biografi singkat penulis buku, beliau memulai menjelaskan buku itu dengan menyebutkan manfaat mempelajari tanda-tanda hari kiamat, diantara yang beliau sebutkan;


1. Kita mempelajarinya karena merupakan salah rukun Iman yang wajib kita yakini. Tidak sempurna keimanan seseorang jika belum meyakini semua rukun Iman yang enam, salah satunya adalah Iman kepada hari kiamat.


2. Akan memotivasi diri untuk lebih banyak beribadah kepada Allah azza wa jalla. Seseorang tidak akan tahu kapan datangnya hari kiamat, baik kiamat kecil (kematian) maupun kiamat besar. Oleh karena itu kita senantiasa terus bersiap-siap menyambut kedatangannya.

3. Mengajarkan kepada kita sebagian hukum-hukum fiqih. Misalnya, waktu yang terasa begitu cepat berlalu. Hazrat Anas (ra) menyebutkan : "Rasulullah sallallahu alaihi wassalam berkata :

Hari Kiamat tak akan datang kecuali waktu semakin singkat. Penyingkatan ini terjadi sedemikian cara seperti satu tahun yang berlalu seperti sebulan, dan sebulan yang berlalu seperti seminggu, dan seminggu berlalu seperti satu hari dan satu hari yang berlalu seperti satu jam dan satu jam yang berlalu seperti secepat kilat. (Tirmidhi, Zuhd: 24, 2333).
Waktu akan semakin singkat dan malam dan siang datang silih berganti ( Kematian, Hari Kiamat- Pertanda  Akhir Zaman, Halaman .374 no.681).
Di akhir Zaman kelak waktu begitu singkat sehingga para sahabat ada yang bertanya, bagaimana shalat pada waktu itu, maka Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam mengatakan shalatlah dengan memperkirakan waktu tiap shalat apakah sudah masuk atau tidak.
4. Menunjukkan bahwa Nabi Sallallahu alaihi wasallam adalah seorang Nabi yang mendapatkan wahyu dari Allah. Bukan tukang sihir, peramal dan sebagainya.
5. Menjadikan kita semakin siap dalam menghadapi hari kiamat.
6. Bisa sedikit memuaskan keinginan kita yang suka mencari tahu tentang hal-hal yang ghaib.
Ada beberapa hal yang perlu kita pahami dalam mempelajari tanda-tanda hari kiatmat:
1. Sumber rujukan ialah dari Al Qur'an dan Sunnah yang sahih saja karena tidak ada yang lebih tahu selain Allah dan Rasulnya, sebagaimana dalam QS. An Naml:65 dan QS. Jin: 26-27.
2. Kabar yang disampaikan sebatas tanda-tandanya saja. Bukan waktu kapan terjadinya hari kiamat. Namun hari kepastian terjadinya hari kiamat adalah pada hari Jumat. Tetapi kita tidak tahu kapan terjadinya.
Wallahu a'lam
Continue reading →
Minggu, 17 Agustus 2014

Arti Kemerdekaan

0 comments
Assalamuakalaikum. Apa kabar? Sudah lama tidak nulis lagi. Setelah sekian lama berhibernasi mencari inspirasi akhirnya kumulai juga. Semangat baru, semangat kemerdekaan.

Sesungguhnya kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus di hapuskan karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadalian. (Pembukaan UUD 1945)

Apa sih kemerdekaan itu?

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Kemerdekaan adalah:
  • (kata benda) di saat suatu negara meraih hak kendali penuh atas seluruh wilayah bagian negaranya.
  • (kata benda) di saat seseorang mendapatkan hak untuk mengendalikan dirinya sendiri tanpa campur tangan orang lain dan atau tidak bergantung pada orang lain lagi.

Lantas arti Negara itu apa?

Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politikmiliterekonomisosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan berdiri secara independent. Syarat primer sebuah negara adalah memiliki rakyat, memiliki wilayah, dan memiliki pemerintahan yang berdaulat. Sedangkan syarat sekundernya adalah mendapat pengakuan dari negara lain. (http://id.wikipedia.org/wiki/Negara)

Kata seorang tokoh masyarakat sekaligus Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah Ustadz Muh. Zaitun Rasmin, Lc., MA. Negara dalam sudut pandang islam merupakan sesuatu yang sangat penting, manusia tidak bisa hidup sendiri, manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan negara. Negara penting karena ada aturan-aturan yang wajib di taati.
Lanjut beliau, tujuan negara dalam islam ialah untuk menjaga agama dan urusan dunia.

Maka dari itu penting adanya sebuah wadah agar dapat mengayomi seluruh masyarakat yang ada didalamnya, lantas apakah dengan kemerdekaan indonesia yang ke-69 ini sudah betul-betul merdeka? jika tidak, apakah karena sistem pemerintahan yang digunakan tidak cocok untuk memerdekakan rakyat? apakah dengan masih adanya diskriminasi dan intoleran di berbagai daerah Indonesia menandakan kemerdekaan? yang penduduknya mayoritas muslim namun pelarangan jilbab serta aturan yang tidak berpihak pada mayoritas muslim, masih kita sebut dengan kemerdekaan?

Entahlah,

Yang jelas, kemerdekaan itu ialah ketika setiap orang bebas dari penghambaan sesama makhluk kepada penghambaan hanya kepada Yang Maha Esa, Allah tabaraka wa ta'ala.

Sebagai penutup sebuah ungkapan yang penuh hikmah bagi yang berfikir, "Kebanyakan orang hanya bisa mencela kegelapan namun tidak pernah berupaya untuk menemukan solusi agar kegelapan itu hilang".


Makassar, 21 Syawwal 1435 H/ 17 Agustus 2014 M
Abu Muhammad Al Makassary
Continue reading →